Jenis kelinci yang cocok dijadikan anabul kesayangan di rumah

Jenis kelinci di seluruh dunia sangatlah beragam. Layaknya anak bulu lainnya, kelinci merupakan jenis hewan yang bisa dijadikan hewan peliharaan. Walaupun tidak bersuara, namun kelinci tetap memiliki banyak peminat. Kelinci dipilih karena lucu, pintar, dan bisa menyenangkan pemilikinya sama halnya dengan kucing dan anjing.

Kelinci memiliki ikatan yang kuat dengan pemiliknya sehingga apabila dipelihara akan menjadi anggota keluarga yang tak tergantikan.

Karakteristik dan sifat kelinci berbeda tiap jenisnya. Ada jenis kelinci yang suka dipeluk tetapi ada juga yang susah untuk dipeluk karena aktif meloncat dan bergerak kesana kemari. Saat akan membeli kelinci, Anda harus benar-benar memilih jenis kelinci yang cocok dengan Anda.

Berikut jenis-jenis kelinci yang bisa menjadi referensi saat Anda memutuskan akan memelihara anabul bertelinga panjang.

1. Jenis Kelinci Mini Rex

Jenis kelinci yang populer di Amerika ini mudah perawatannya karena memiliki bulu yang pendek. Meskipun tidak berbulu panjang, dari segi penampilan mini rex cukup menarik. Mempunyai leher pendek, telinga tegak, bulunya tebal dan halus, serta punya berbagai macam warna.

Mini rex mempunyai kepribadian yang tenang dan pendiam. Namun saat dia merasa dipegang terlalu erat biasanya akan memberontak. Kelinci jenis ini juga ramah anak karena sifatnya yang tenang tetapi selalu awasi anak Anda saat bermain dengan anabul satu ini karena mudah menggeliat saat merasa tidak nyaman atau saat manusia menggendongnya terlalu erat. Usia mulai dari 5 hingga 7 tahun tergantung cara perawatannya.  

2. Mini Lop

Kelinci jenis ini dari segi tampilannya sangat imut sehingga membuat siapapun ingin memeliharanya. Memiliki tubuh yang bulat dengan daun telinga panjang dan kepala besar menjadi ciri fisiknya. Bulunya berwarna bermotif solid dengan warna beragam tetapi paling umum adalah warna coklat muda.

Ia tipe kelinci dengan kepribadian yang sangat suka dipeluk dan suka diajak berinteraksi dengan manusia. Sifatnya yang tenang membuat ras kelinci ini aman jika bermain dengan anak-anak. Masa hidup mini lop terbilang singkat yaitu mulai dari 5 hingga 10 tahun.

3. Jenis Holland Lop

Holland lop menjadi salah satu ras populer di seluruh dunia. Memiliki penampilan yang imut membuat banyak orang tertarik memeliharanya. Karakteristiknya unik karena punya telinga besar namun tertidur bisa diartikan telinganya tidak tegak dan ia juga memiliki bulu pendek yang sangat halus.

Ras jenis ini rentan mengalami kerontokan bulu saat cuaca panas. Untuk menghindari kerontokan, Anda perlu banyak menyikat bulunya. Kepribadiannya sangat energik, aktif, dan ramah anak. Tetapi sayangnya apabila baru bertemu akan susah untuk dipegang apalagi digendong. Masa hidup holland lop sekitar 7 sampai 14 tahun.

4. Jenis Kelinci Harlequin

Ras ini merupakan salah satu ras tertua yang berasal dari Perancis. Memiliki ukuran tubuh yang sedang, kelinci jenis ini memiliki warna tubuh beragam dengan tanda unik. Kelinci berbulu pendek ini sangat jinak, tenang, dan sifatnya yang lembut sehingga ramah jika bermain dengan anak-anak. Harlequin sangat suka dibelai dan digaruk punggungnya.

5. English Spot

Kelinci ini populer di Indonesia dan banyak dipelihara karena memiliki sifat yang ramah dan penyayang. Ia terbiasa dipegang, dielus dan di gendong karena dalam sejarahnya kelinci ini pernah dijadikan sebagai hewan pertunjukan. Dinamakan english spot karena ia memiliki bulu dengan lapisan dasar putih yang dikombinasikan dengan bintik-bintik hitam di sepanjang punggungnya. Bulunya pendek namun sangat halus layaknya karpet bulu.

Itulah beberapa jenis yang bisa menjadi referensi saat Anda berniat untuk mengadopsi anabul. Pastikan Anda siap untuk merawat dan memberikannya makanan serta tempat tinggal yang memadai agar usia hidupnya lebih panjang.